A Story Worth Remembering Menelusuri Sejarah, Menghidupkan Kembali Jejak Smansa

PURBALINGGA — Perjalanan 65 tahun SMA Negeri 1 Purbalingga kembali dihadirkan melalui pembacaan sejarah sekolah dalam rangkaian peringatan HUT ke-65. Dewi Indrawati, S.Pd., membacakan sejarah SMA Negeri 1 Purbalingga di hadapan seluruh keluarga besar sekolah.
Dengan suasana penuh perhatian, perjalanan almamater sejak berdiri pada 16 Agustus 1961 kembali dituturkan. Berbagai fase perkembangan sekolah, perubahan yang dilalui, hingga jejak pengabdian dari generasi ke generasi menjadi bagian dari kisah yang mengiringi perjalanan Smansa.
Pembacaan sejarah tersebut bukan sekadar menyampaikan kembali catatan masa lalu. Momen ini menjadi ruang refleksi bagi warga sekolah untuk memahami bahwa apa yang dinikmati hari ini merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras, serta kontribusi banyak pihak yang telah hadir dalam perjalanan SMA Negeri 1 Purbalingga.
Bagi para siswa, kisah tersebut menjadi pengingat bahwa mereka kini menjadi bagian dari sejarah yang masih terus ditulis. Sementara bagi para guru dan tenaga kependidikan, perjalanan 65 tahun menjadi dorongan untuk terus menjaga nilai dan tradisi baik yang telah diwariskan.
Dewi Indrawati, S.Pd. membawa kembali cerita masa lalu ke tengah perayaan hari ini—menghubungkan sejarah, generasi, dan harapan dalam satu rangkaian yang bermakna.
Because every great school has a story—and Smansa's story continues.
Bagikan artikel ini: