Dari Ganesha ke Kursi CEO, Wahyu Jatmiko Ajak Siswa Siap Hadapi Perubahan Dunia Kerja

SMA Negeri 1 Purbalingga menggelar kegiatan "Alumni dan Orang Tua Mengajar" pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sebagai hasil kolaborasi antara sekolah, alumni yang tergabung dalam IKAGA, dan orang tua siswa. Kegiatan ini menghadirkan puluhan narasumber dari berbagai latar belakang profesi, salah satunya Wahyu Jatmiko, alumnus SMA Negeri 1 Purbalingga angkatan 1994 yang kini berkarier sebagai CEO PT. Logisticsplus International Tbk di Jakarta.
Setelah menamatkan pendidikan menengah di Purbalingga, Wahyu melanjutkan studi Diploma Ekonomi di Universitas Gadjah Mada sebelum terjun ke dunia usaha. Selama lebih dari dua puluh lima tahun, ia menekuni bidang bisnis dan logistik, mengasah keahlian utamanya pada kepemimpinan serta merger dan akuisisi (M&A), hingga akhirnya dipercaya memimpin perusahaan logistik nasional yang kini ia jalankan sebagai Chief Executive Officer.
Di hadapan siswa kelas X, Wahyu membawakan materi yang cukup luas: pengalaman membangun karier, kewirausahaan, penerapan teknologi digital dalam bisnis, kepemimpinan, hingga tantangan dan peluang di dunia profesional. Sesi ini dikemas dalam bentuk berbagi pengalaman dan presentasi materi, memberi ruang bagi siswa untuk memahami secara langsung bagaimana seorang pemimpin perusahaan logistik berskala nasional bekerja sehari-hari.
Ia tidak menutupi bahwa perjalanan sebagai pengusaha diwarnai banyak tantangan yang harus dihadapi satu demi satu, mulai dari dinamika pasar hingga pengelolaan organisasi yang terus berkembang. Dengan gaya bicara yang santai, ia bahkan berseloroh bahwa baginya pekerjaan yang digeluti selama ini murni adalah tanggung jawab, bukan sekadar kesenangan — sebuah pengingat jujur bahwa kesuksesan profesional menuntut kerja keras yang konsisten, bukan semata mengejar kenyamanan pribadi. Sikap realistis semacam ini, menurutnya, penting ditanamkan sejak dini kepada siswa agar tidak salah memaknai arti sebuah karier.
Bidang ekonomi, bisnis, dan kewirausahaan yang ia bawakan sengaja dipilih agar relevan dengan siswa kelas X yang tengah menjajaki minat dan bakat mereka di jenjang awal SMA. Wahyu berharap paparan mengenai dunia logistik dan bisnis internasional dapat membuka wawasan siswa bahwa peluang karier tidak melulu berkutat pada profesi konvensional, melainkan juga mencakup sektor-sektor strategis seperti rantai pasok dan perdagangan global yang menopang perekonomian negara.
Kepada siswa SMA Negeri 1 Purbalingga, Wahyu menitipkan pesan agar generasi muda tidak lengah menghadapi perubahan zaman. "Dunia berubah dengan sangat cepat, kalian harus mempersiapkan diri dengan baik," pesannya, mengingatkan bahwa kesiapan menghadapi disrupsi teknologi dan pasar global menjadi kunci bertahan di dunia kerja masa depan.
Kehadiran Wahyu Jatmiko dalam kegiatan "Alumni dan Orang Tua Mengajar" menjadi salah satu bukti bahwa jejaring alumni SMA Negeri 1 Purbalingga tersebar hingga ke jajaran pimpinan perusahaan nasional. Sesi yang ia bawakan tidak hanya memberi gambaran tentang dunia bisnis dan logistik, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa untuk berani bermimpi besar, membangun etos kerja yang kuat, dan mempersiapkan diri secara matang menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah dari tahun ke tahun.
Bagikan artikel ini: