Dari Kelas Kakak hingga Semifinal OSN: Zain Hibatullah dan Naluri Logikanya

PURBALINGGA, 18 Agustus 2026 — Ketertarikan pada logika dan teknologi yang tumbuh sejak usia dini mengantarkan Zain Hibatullah, siswa kelas XII C SMA Negeri 1 Purbalingga, hingga berhasil menembus semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Informatika. Siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Learning Organization of Ganesha Information Communication and Science (LOGICS) ini mengaku memiliki ketertarikan kuat terhadap hal-hal yang berkaitan dengan logika, teknologi, dan informatika.
Menariknya, ketertarikan tersebut telah terlihat sejak Zain duduk di bangku kelas 1 SD. Saat itu, ia melihat kakaknya mengikuti les dan merasa tertarik untuk ikut bergabung. Meski kelas yang diikuti kakaknya saat itu diperuntukkan bagi siswa kelas 6, Zain justru merasa mampu mengikuti materi yang dipelajari dengan relatif mudah.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu awal yang membuat Zain semakin menyadari ketertarikannya pada bidang yang membutuhkan penalaran. Ia kemudian mulai mengikuti perlombaan dan terus mengembangkan kemampuannya di jenjang menengah pertama hingga menengah atas.
“Kalau yang berkaitan dengan logika, saya merasa cukup mudah mempelajarinya. Apalagi teknologi dan informatika,” ungkap Zain saat diwawancarai.
Memasuki SMA Negeri 1 Purbalingga, perkembangan kemampuan Zain terasa semakin pesat. Ia merasakan perbedaan dalam cara belajar, motivasi, tantangan, hingga tuntutan kemampuan dibandingkan jenjang sebelumnya. Lingkungan sekolah yang mendukung turut memberi ruang bagi Zain untuk mengasah potensinya.
Perjalanan menuju semifinal OSN Informatika pun tidak lepas dari pendampingan MGMP Guru Informatika SMA Negeri 1 Purbalingga, dukungan Tim Prestasi, serta dorongan seluruh Bapak dan Ibu Guru di lingkungan sekolah. Bagi Zain, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam prosesnya berkembang dan berani menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Dari seorang anak kelas 1 SD yang penasaran mengikuti kelas kakaknya, Zain kini tumbuh menjadi siswa yang mampu membawa nama SMA Negeri 1 Purbalingga ke semifinal OSN Informatika. Perjalanannya menunjukkan bahwa rasa ingin tahu, kemampuan logika, ketekunan, dan lingkungan belajar yang tepat dapat menjadi kombinasi kuat untuk menumbuhkan sebuah prestasi.
Bagikan artikel ini: