Lulusan Leeds University Inggris, Probo Hardini Kini Dosen Transportasi dan Tata Ruang Unsoed

SMA Negeri 1 Purbalingga menggelar kegiatan "Alumni dan Orang Tua Mengajar" pada Sabtu, 15 Agustus 2026, hasil kolaborasi sekolah, IKAGA, dan orang tua siswa. Salah satu narasumber yang hadir adalah Probo Hardini, alumnus angkatan 1994 yang kini menjabat Dosen sekaligus Koordinator Pusat Transportasi dan Pengembangan Wilayah di LPPM Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Perjalanan pendidikan Probo dimulai dengan S1 Teknik Planologi di Universitas Diponegoro, dilanjutkan Magister Teknik Sipil di kampus yang sama, hingga akhirnya menempuh pendidikan lanjutan di Institute for Transport Studies, The University of Leeds, Inggris — salah satu institusi kajian transportasi terkemuka di dunia. Dengan keahlian di bidang tata guna lahan dan transportasi, ia telah menekuni dunia akademik di Unsoed selama 23 tahun, menjalankan tugas tridarma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang perencanaan wilayah dan transportasi.
Kepada siswa dari semua jenjang, Probo membagikan kisah perjalanan meraih cita-cita hingga mencapai pendidikan di luar negeri, sekaligus mengaitkannya dengan perkembangan teknologi dan digital serta motivasi belajar bagi siswa, melalui sesi berbagi pengalaman dan tanya jawab interaktif. Materi yang ia sampaikan mengangkat tema "road to the summit" — perjalanan menuju puncak pencapaian, yang relevan bagi siswa dari bidang teknik maupun pendidikan yang bercita-cita menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi, termasuk ke luar negeri.
Ia secara khusus meminta disiapkan proyektor oleh panitia karena materi yang ia sampaikan berbentuk presentasi PowerPoint, mengingat perjalanan kariernya yang panjang dari S1 hingga pendidikan di Inggris memerlukan visualisasi yang runtut agar mudah dipahami siswa. Kehadiran Probo Hardini menjadi inspirasi khusus bagi siswa yang tertarik pada bidang teknik dan tata kota, sekaligus membuktikan bahwa alumni SMA Negeri 1 Purbalingga mampu menembus pendidikan magister di universitas ternama Eropa sebelum kembali mengabdi sebagai akademisi di kampung halaman, alih-alih menetap di luar negeri setelah lulus.
Melalui sesi berbagi pengalaman dan tanya jawab interaktif, Probo Hardini mengajak siswa untuk memahami bahwa perjalanan menuju puncak karier, sebagaimana tema yang diusung dalam materinya, membutuhkan proses panjang yang harus dijalani tahap demi tahap, mulai dari pendidikan sarjana di dalam negeri hingga kesempatan belajar di institusi internasional yang dapat diraih melalui kerja keras dan konsistensi akademik.
Kisahnya juga menjadi pengingat bahwa bidang tata ruang dan transportasi, yang mungkin belum terlalu populer di kalangan siswa SMA, sesungguhnya memiliki peran besar dalam pembangunan wilayah, termasuk Purbalingga sendiri sebagai daerah asalnya. Sebagai akademisi yang kembali mengabdi di kampung halaman setelah menempuh pendidikan di luar negeri, kehadirannya turut menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh dari negara maju dapat dibawa pulang untuk memberi manfaat langsung bagi pembangunan daerah.
Bagikan artikel ini: