Statistisi BPS Wiwit Puji Sulistiyani Ajak Siswa Terlibat Langsung Lewat Survei di Kelas

SMA Negeri 1 Purbalingga menggelar kegiatan "Alumni dan Orang Tua Mengajar" pada Sabtu, 15 Agustus 2026, hasil kolaborasi sekolah, IKAGA, dan orang tua siswa. Salah satu narasumber yang hadir adalah Wiwit Puji Sulistiyani, alumnus angkatan 2002 yang kini menjabat Statistisi Ahli Muda di Badan Pusat Statistik (BPS) Purbalingga.
Setelah lulus SMA pada 2002, Wiwit melanjutkan pendidikan S1 Matematika di Universitas Diponegoro, sebelum akhirnya bekerja di kantor BPS dengan keahlian utama di bidang matematika dan statistika. Selama 17 tahun berkarier, ia menekuni dunia statistik yang menjadi tulang punggung berbagai kebijakan publik di Indonesia, mulai dari data kependudukan, ekonomi, hingga sosial yang digunakan pemerintah pusat maupun daerah dalam pengambilan keputusan.
Kepada siswa dari semua jenjang, Wiwit membagikan kisah perjalanan hidup dan gambaran dunia kerja di lembaga statistik pemerintah, dalam sesi berbagi pengalaman, presentasi materi, dan tanya jawab interaktif dengan siswa. Menariknya, sebelum sesi berlangsung, ia telah menyiapkan survei khusus yang melibatkan siswa di kelas yang akan ia isi. Hasil survei tersebut kemudian diolah menggunakan metode statistika untuk kemudian disampaikan kembali kepada siswa saat kegiatan berlangsung, menjadikan sesi ini jauh lebih interaktif dan aplikatif dibandingkan sekadar pemaparan materi satu arah seperti kebanyakan sesi lainnya.
Pendekatan yang dilakukan Wiwit ini sejalan dengan bidang keahliannya di dunia statistika, sekaligus memberi siswa pengalaman langsung bagaimana data yang mereka berikan melalui link survei dapat diolah menjadi informasi yang bermakna dan relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari — sebuah gambaran nyata tentang pekerjaan seorang statistisi di BPS yang sesungguhnya bekerja dengan data dari masyarakat setiap harinya.
Melalui metode pengajaran berbasis data yang ia terapkan, Wiwit ingin menunjukkan kepada siswa bahwa ilmu statistika bukan sekadar rumus dan angka di buku pelajaran matematika, melainkan alat yang benar-benar digunakan untuk memahami dan memecahkan persoalan nyata di masyarakat, termasuk persoalan yang dekat dengan kehidupan siswa itu sendiri.
Kehadiran Wiwit Puji Sulistiyani memperkaya wawasan siswa tentang profesi di bidang statistik dan pemerintahan, sekaligus menunjukkan bagaimana ilmu matematika dapat diterapkan secara konkret untuk kepentingan publik yang lebih luas. Pendekatan interaktif berbasis survei yang ia terapkan turut menjadi salah satu sesi yang paling melibatkan partisipasi aktif siswa dalam keseluruhan rangkaian kegiatan "Alumni dan Orang Tua Mengajar" tahun ini.
Bagikan artikel ini: